<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Go Blue Indonesia &#187; Pencemaran laut</title>
	<atom:link href="http://www.goblue.or.id/tag/pencemaran-laut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.goblue.or.id</link>
	<description>Web site ini dibuat secara gotong royong oleh berbagai pihak untuk membangun trend cinta laut serta menyediakan akses informasi yang mudah untuk bisa terlibat di dalam konservasi laut dan pesisir serta ekosistem terkaitnya, dengan saling berbagi informasi yang bersifat positif, membangun semangat, dan saling menghargai satu sama lain.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 03:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tumpahan Limbah Minyak Mentah Kelapa Sawit Diduga Sebabkan Kematian Ikan</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/tumpahan-limbah-minyak-mentah-kelapa-sawit-diduga-sebabkan-kematian-ikan</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/tumpahan-limbah-minyak-mentah-kelapa-sawit-diduga-sebabkan-kematian-ikan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 23:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[tumpahan minyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1991</guid>
		<description><![CDATA[Tumpahan limbah minyak mentah kelapa sawit (CPO) milik salah satu perusahaan di perairan Dumai, Riau belum dinetralisir secara maksimal. Hal ini diduga menjadi penyebab kematian ratusan ikan di sekitar perairan Dumai. Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar pinggiran laut Dumai, ratusan bangkai ikan tersebut terlihat mengapung dipermukaan laut sejak Sabtu (19/6) hingga hari [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/tumpahan-limbah-minyak-mentah-kelapa-sawit-diduga-sebabkan-kematian-ikan">Tumpahan Limbah Minyak Mentah Kelapa Sawit Diduga Sebabkan Kematian Ikan</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/tumpahan-limbah-minyak-mentah-kelapa-sawit-diduga-sebabkan-kematian-ikan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengelolaan Sampah Sambut Sail Banda 2010</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/sampah-kotori-perairan-banda</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/sampah-kotori-perairan-banda#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 09:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bandaneira]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1668</guid>
		<description><![CDATA[Rombongan wartawan bersama Ketua Panitia Sail Banda 2010, yang juga Wakil Gubernur Maluku, Said Assegaf serta Komite Nasional Pemuda Indonesia dan sejumlah organisasi kepemudaan di Ambon terkejut menyaksikan kotornya perairan Banda saat berkunjung ke daerah itu, Senin (1/3) dan Selasa. Sampah plastik bekas kemasan ikan dan limbah rumah tangga mengotori perairan di sekitar Pulau Banda, [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/sampah-kotori-perairan-banda">Pengelolaan Sampah Sambut Sail Banda 2010</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/sampah-kotori-perairan-banda/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belasan Ribu Nelayan Laut Timor Tak Bisa Melaut</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/belasan-ribu-nelayan-laut-timor-tak-bisa-melaut</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/belasan-ribu-nelayan-laut-timor-tak-bisa-melaut#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 06:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[tumpahan minyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1486</guid>
		<description><![CDATA[Pelaku perikanan tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam mata pencahariannya akibat tumpahan ladang minyak di perairan Australia yang pencemarannya sudah memasuki perairan Indonesia. Sejumlah aktivis lingkungan mendesak pemerintah Australia segera menghentikan dan bertanggung jawab atas pencemaran tersebut.
Menurut Lita Mamonto, Manajer Kampanye Pesisir Laut Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), pihak Australia melalui Australia Maritime Safety Authority (AMSA) [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/belasan-ribu-nelayan-laut-timor-tak-bisa-melaut">Belasan Ribu Nelayan Laut Timor Tak Bisa Melaut</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/belasan-ribu-nelayan-laut-timor-tak-bisa-melaut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Limbah Rumah Tangga Berbahaya Bagi Manusia dan Lingkungan Laut</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/limbah-rumah-tangga-berbahaya-bagi-manusia-dan-lingkungan-laut</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/limbah-rumah-tangga-berbahaya-bagi-manusia-dan-lingkungan-laut#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 11:56:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1413</guid>
		<description><![CDATA[Aktivitas sehari-hari yang kita lakukan seperti mandi, mencuci dan berbagai aktifitas lain yang kita anggap sepele namun menghasilkan sisa buangan ternyata dapat membahayakan bagi manusia dan lingkungan khususnya lingkungan laut. Dari sekian banyak aktifitas manusia ternyata yang paling berbahaya adalah limbah rumah tangga. Walaupun kita tidak hidup di wilayah pesisir dan banyak limbah industri yang [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/limbah-rumah-tangga-berbahaya-bagi-manusia-dan-lingkungan-laut">Limbah Rumah Tangga Berbahaya Bagi Manusia dan Lingkungan Laut</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/limbah-rumah-tangga-berbahaya-bagi-manusia-dan-lingkungan-laut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencemaran Bagian 2 : Ada Apa Dengan Tumpahan Minyak ?</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/pencemaran-bag-2-ada-apa-dengan-tumpahan-minyak</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/pencemaran-bag-2-ada-apa-dengan-tumpahan-minyak#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 08:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi]]></category>
		<category><![CDATA[tumpahan minyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1411</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu kasus pencemaran yang biasanya paling ramai adalah pencemaran akibat tumpahan minyak. Kenapa?Dalam salah satu adegan film dokumenter terbaru tentang masalah lingkungan &#8220;The Age of  Stupid&#8221;, seorang gadis Kenya bahkan harus mencuci ikan yang ditangkapnya dari sebuah perairan yang tercemar dengan menggunakan deterjen. Bahkan masih saja hangat ialah kasus pencemaran minyak yang mengancam Laut [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/pencemaran-bag-2-ada-apa-dengan-tumpahan-minyak">Pencemaran Bagian 2 : Ada Apa Dengan Tumpahan Minyak ?</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/pencemaran-bag-2-ada-apa-dengan-tumpahan-minyak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Pencemaran Laut (1)</title>
		<link>http://www.goblue.or.id/mengenal-pencemaran-laut-1</link>
		<comments>http://www.goblue.or.id/mengenal-pencemaran-laut-1#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 05:08:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengenai Terumbu Karang]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran laut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber-sumber pencemaran laut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.goblue.or.id/?p=1409</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan kita sering membaca kejadian pencemaran laut. Berbagai pihak mengeluhkan salah satu ancaman terhadap lingkungan ini. Beberapa menyalahkan industri besar yang kurang peduli, lainnya menyebutkan hanya kesalahan prosedur, lainnya beranggapan semua punya potensi untuk mencemari laut. Berikut lebih jauh dibahas tentang seluk beluk pencemaran laut.
Pencemaran laut didefinisikan sebagai peristiwa masuknya partikel kimia, limbah industri, pertanian [...]<p><a href="http://www.goblue.or.id/mengenal-pencemaran-laut-1">Mengenal Pencemaran Laut (1)</a> is a post from: <a href="http://www.goblue.or.id">Go Blue Indonesia</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.goblue.or.id/mengenal-pencemaran-laut-1/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
