Pengetahuan dan kesadaran tentang perubahan iklim yang menjadi perhatian dunia di kalangan pelajar dan pendidik di Indonesia masih minim. Padahal, sekolah menjadi salah satu institusi penting dan efektif untuk mendidik kesadaran menuju perubahan perilaku dalam menghadapi ancaman dan dampak perubahan iklim.
Demikian hal itu terungkap dalam peluncuran laporan penelitian perubahan iklim yang dilakukan oleh British Council di Jakarta, Rabu (13/8). Hadir dalam acara itu antara lain Duta Besar Inggris untuk Indonesia Martin Hatfull dan Amanda Katili sebagai Kepala Unit Informasi, Komunikasi dan Pendidikan Dewan Nasional Perubahan Iklim.
Laporan bertajuk ‘Mapping Climate Education in Indonesia: Oppurtunities for Develompment’ itu merupakan hasil penelitian di kalangan guru, siswa, serta dosen di empat provinsi, yakni Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Papua. M. Putrawidjaja, peneliti dari British Council, mengatakan pendidikan perubahan iklim di sekolah-sekolah belum dilakukan sebagai program nasional, tetapi masih berdasarkan kesadaran sekolah.
“Sebenarnya di sekolah ada pendidikan lingkungan hidup. Tapi sekolah belum memanfaatkannya dengan baik. Pendidikan ini masih dianggap sebagai beban atau pelajaran tambahan,” kata Putrawidjaja.
Sementara itu Dubes Inggris Martin Hatfull mengatakan, Pemerintah Inggris sebagai pencetus revolusi industri merasa bertanggung jawab untuk juga mengajak dunia peduli pada dampak pelepasan karbon. Karena itu, program pengurangan emisi karbon perlu didukung.
“Kami juga peduli untuk membantu pendidikan di Indonesia untuk sadar soal tantangan dari perubahan iklim. Sekolah sebagai tempat yang baik untuk mempersiapkan generasi muda siap dan tahu bagaimana mengatasi perubahan iklim,” kata Martin.
Sumber : Kompas.com, Agustus 2009
Berita terkait : Pendidikan Lingkungan Seharusnya Tidak Berkhir Sebatas Nilai Ujian
Web site ini dibuat secara gotong royong oleh berbagai pihak untuk membangun trend cinta laut serta menyediakan akses informasi yang mudah untuk bisa terlibat di dalam konservasi laut dan pesisir serta ekosistem terkaitnya, dengan saling berbagi informasi yang bersifat positif, membangun semangat, dan saling menghargai satu sama lain. Baca selengkapnya
Komentar Kamu