Peringatan Hari Bumi di Bali utara berjalan meriah. Peringatan Hari Bumi tahun ini dilaksanakan di 4 lokasi yaitu desa Penuktukan (21 April 2011), desa Bondalem (25 April 2011), desa Tejakula (25 April 2011) dan terakhir di Reef Check Center yang berkolaborasi dengan SD Negeri 2 Pacung.

Kecamatan Tejakula yang terletak di utara jauh dari hingar bingar keramaian di selatan Bali, namun tidak menyurutkan semangat sebagai salah satu kawasan yang aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, darat maupun laut. Dengan kondisi bentang alam yang nyegara-gunung (memiliki daerah laut dan perbukitan), masyarakat di kawasan ini telah aktif berkontribusi nyata dalam usaha-usaha pelestarian lingkungan. Antusias, Peduli, Sadar dan Bertindak mungkin merupakan empat kata untuk menggambarkan masyarakat ini.

Sebagai “Gong Pembuka” rangkaian peringatan Hari Bumi di kecamatan Tejakula, desa Penuktukan melakukan bersih pantai dan upaya reboisasi (penanaman pohon ketapang) di sepanjang pantai. Ketut Yudi, SH. Perbekel (Kepala Desa, Red) Penuktukan menyatakan bahwa walaupun kegiatan “hanya” bersih pantai dan penanaman pohon namun diharapkan dapat menjadi gaya hidup masyarakat desa Penuktukan khususnya dan masyarakat Bali umumnya. Kegiatan terlaksana sederhana, namun disambut dengan antusias yang tinggi dari masyarakat desa Penuktukan. Hal itu terlihat dari hampir lebih dari 200 peserta yang hadir, dari kalangan masyarakat maupun sekolah, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Buleleng.

Di barat kecamatan, desa Bondalem, desa yang terkenal sebagai inisiator awal gerakan DPL terumbu karang (Daerah Perlindungan Laut) ini juga tidak ketinggalan untuk memperingati Hari Bumi. 25 April 2011, pukul 07.00 WITA, masyarakat (yang umumnya didominasi oleh nelayan lokal) sudah standby di lokasi kegiatan. Pelaksanaan di tempat ini dibarengi oleh penyerahan bantuan artificial reefs (terumbu buatan, red) dari Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai upaya rehabilitasi terumbu karang di desa Bondalem.

“Terimakasih kepada masyarakat atas antusias dan kepeduliannya terhadap lingkungan kita” Sambut Perbekel desa Bondalem, Gd Rasadana yang berdecak kagum dengan antusias masyarakat yang datang.

Tak mau ketinggalan, Desa Tejakula juga menggelar hari bumi bertajuk A Green Healthy Happy World. Kolaborasi kelompok nelayan Baruna Bratha dan Yayasan GAIA OASIS ini melakukan upaya rehabilitasi di DPL desa Tejakula. Hadir pada kesempatan tersebut Kapala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM., Camat Tejakula Drs. Sandhiyasa, Kapolsek Tejakula AKP Hendrik MP, serta para wartawan dan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perikanan dan Kelautan, mewakili Bupati menyatakan apresisasinya atas keterlibatan pihak ketiga dalam upaya melestarikan lingkungan di Kabupaten Buleleng, seperti Yayasan Gaia Oasis dan Reef Cheek Indonesia.
“Seperti halnya hutan, laut juga jangan digunduli, sehingga bermanfaat bagi anak cucu dimasa mendatang, dan ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikannnya” ujarnya dihadapan para peserta pers conferences.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan 1 7 buah Hexadome® dan seperangkat alat snorkeling kepada kelompok nelayan Baruna Bratha yang diwakili Made Darmika dan Nyoman “Semir” Darmawan, yang juga merupakan “motor” penggerak DPL desa Tejakula. Selain itu juga penyerahan penghargaan dari Pemkab Buleleng kepada donatur sumbangan yang sangat berperan dalam pelestarian lingkungan terutama terumbu karang.

“Terakhir tetapi merupakan awal”

Ketika para orang tua/dewasa memperingati Hari Bumi, mereka yang masih kanak-kanak juga tak mau kalah aksi. Yah! Itulah siswa-siswi SD Negeri 2 Pacung. Mereka bersama staff Reef Check Indonesia dan Guru Pendamping akan melaksanakan acara bersih pantai. Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2011 di Pantai Pura Segara – Pacung.Kita tunggu aksi anak-anak dan adek-adek kita…

Dengan dilaksanakannya rangkaian kegiatan Hari Bumi 2011, diharapkan menjadi langkah maju untuk saling bergandengan-tangan dalam upaya membantu pemulihan kondisi alam, yang kemudian berdampak kepada pemulihan ekosistem pesisir di kecamatan Tejakula, serta adanya jaminan ketersediaan sumberdaya alam laut yang berkelanjutan dan lestari.

Everyday is Earth Day: Yesterday, Today and Tommorow.

Artikel : Derta Purwita, Reef Check Center Bali Utara