Reef Check DayREEF CHECK DAY, event tahunan, sukarelawan penyelam kembali digelar tahun 2010 ini. Kegiatan ini melibatkan para pemerhati terumbu karang di berbagai lokasi di Indonesia mlai 22 Oktober. Mereka menyelam memantau kondisi terkini terumbu terdekat di sekitar mereka.Hingga 2009, minimal 1500 orang sudah pernah terlibat dalam survei Reef Check di seluruh wilayah Indonesia. Gelombang sukarelawan ini tersebar di berbagai terumbu karang di sepanjang pulau-pulau di Nusantara. Mulai dari ujung barat Sabang, utara Bunaken, selatan Bali hingga ujung timur di Teluk Cendrawasih. Tahun ini, kembali jejaring sukarelawan penyelam Reef Check diundang untuk bersama-sama menyelami sekaligus mencek konsidi terumbu karang disekitar, mulai dari yang terdekat dengan Anda melalui REEF CHECK DAY 2010.

REEF CHECK DAY di koordinasi oleh Jaringan Kerja Reef Check Indonesia (JKRI), jejaring komunitas pemerhati terumbu karang yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia. Disatukan oleh visi yang sama untuk secara sukarela memantau kondisi terumbu karang terdekat di sekitarnya. Jejaring ini terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari klub selam mahasiswa, dive operator, LSM, hingga kelompok Nelayan. Jejaring ini terbuka selalu terbuka untuk kelompok-kelompok baru yang ingin terlibat dan bergabung dengan jejaring ini.

Dimulai setiap 22 Oktober, melalui REEF CHECK DAY, setiap sukarelawan jejaring dimotivasi untuk melakukan pengecekan kondisi terumbu karang dengan menggunakan metode reef check. Metode ini sangat sederhana, mudah dilakukan dan dianalisa, meskipun demikian, hasil dari survei dengan metode ini sangat bernilai sains, serta sangat berguna bagi para pengambil kebijakan pengelola terumbu karang. Survei ini mencakup 3 bagian utama yaitu survei substrat terumbu, ikan-ikan indikator dan invertebrata indikator serta dampak.

Tahun ini akan menjadi periode survei yang akan sangat penting. Bulan-bulan awal hingga pertengahan 2010 kemarin, banyak terumbu karang di berbagai lokasi di Indonesia bahkan dunia, dihantam pemutihan karang (respon terumbu terhadap kenaikan suhu permukaan laut akibat pemanasan global dari perubahan iklim).

“Data survei tahun ini akan memberi gambaran yang kuat akan bagaimana terumbu kita (Indonesia) merespon serangan pemutihan karang periode panas pada April-Juli kemarin” kata Jensi Sartin dari JKRI.

Seperti dilaporkan melalui www.GoBlue.or.id, beberapa lokasi yang mengalami pemutihan karang cukup parah ialah di Padang, Sabang, beberapa titik di Bali, Wakatobi dan Lombok. klik disini untuk data laporan bleaching.

Sebuah tim REEF CHECK DAY terdiri atas penyelam yang telah tersertifikasi REEF CHECK ECODIVER (program sertifikasi berstandar internasional untuk spesialisasi survei terumbu karang dengan metode Reef Check), serta buddy yang bisa berasal dari penyelam non EcoDiver, serta tentunta pemimpin penyelaman (Dive Leader) yang telah memiliki kompetensi memimpin jalannya aktifitas penyelaman.

Hingga awal oktober 2010, beberapa tim yang telah merencanakan kegiatan REEF CHECK DAY 2010 yaitu ODC Univ Syiah Kuala Banda Aceh lokasi survei di Aceh, Reef Buddies Jakarta di Kep Seribu, MDC Kelautan Undip di Kep Karimunjawa, Unit Selam UGM di Baluran, FishDic Unibraw di Situbondo, MSDC Unhas di Barang lompo, DPL Bondalem-Tejakula Bali di Bali Utara, YARI dan kelompok penyelam di Pulau Hari Kendari dan Amphibi DC Stiper Kaltim di Bontang.

Semua penyelam diajak untuk bergabung dengan sukareawan REEF CHECK di atas. Tidak menutup kemungkinan jika ingin membuat tim REEF CHECK DAY sendiri. Tentunya harus memiliki kelengkapan tim di atas. Bisa dimulai dengan mengadakan sertifikasi REEF CHECK ECODIVER.

Tertarik untuk membuat aktifitas maupun skill selam Anda semakin bernilai? Ayo bergabung dengan REEF CHECK DAY 2010.

Informasi lebih lanjut hubungi Dewi : 0811 385 1366 atau email ke dewi@reefcheck.or.id