Peningkatan suhu air laut di perairan Inggris meningkatkan stok kerang (Pecten maximus), menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Marine Biology. Sebuah efek “positif”dari perubahan iklim ini telah terkuak oleh penelitian baru. Namun para peneliti telah memperingatkan bahwa kenaikan suhu air laut lebih lanjut bisa berdampak sebaliknya pada kerang dan pengelolaan lebih baik yang lebih diperlukan untuk melindungi habitat di dasar laut.
Temuan ini muncul dari analisis data selama 20 tahun oleh para ilmuwan di Bangor University, the Universities of York dan Liverpool. Dr Bryce Beukers-Stewart, dari Jurusan Lingkungan University of York, ” Membawa kabar baik bagi perubahan dalam bidang perikanan kita sungguh luar biasa. Namun, semua tahu bahwa sulit mengelola budidaya kerang, yang sifatnya terlalu fluaktuatif.
“Kita harus memastikan bahwa sumber daya yang berharga ini dimanfaatkan dengan cara yang tepat untuk memastikan stok kerang yang berkelanjutan di masa depan.”
Dr Samuel Shephard, yang memimpin analisis dan sekarang di Galway-Mayo Institute of Technology, menyatakan “Suhu dapat menjadi pemicu yang kuat untuk pertumbuhan dan reproduksi kerang, hal ini telah terlihat di hampir dua dekade. Kita dapat melihat dengan jelas bagaimana perubahan iklim dapat mempengaruhi salah satu perikanan terpenting”.
Penelitian ini difokuskan pada perikanan kerang di Isle of Man yang telah diteliti sejak tahun 1990. Didapati bahwa jumlah kerang muda setiap tahun itu, rata-rata, secara positif berkaitan dengan suhu air pada musim semi ketika mereka bereproduksi. Gonad kerang dewasa juga lebih besar, yang menunjukkan produktifitas lebih tinggi, saat suhu laut mulai menjadi lebih hangat.
Sementara penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim membantu mendukung populasi kerang, disisi lain laut justru menghadapi tekanan-tekanan besar termasuk ancaman pengerukan dasar laut.
Profesor Mike Kaiser, dari School of Ocean Science di Universitas Bangor, mengatakan “Industri kerang di Inggris memiliki potensi untuk menjadi lebih berharga di masa depan, tapi ini hanya akan terjadi jika Eropa dan lembaga nasional mengontrol upaya pemanfaatn dengan benar. Manfaat dari perubahan iklim ini dengan mudah hilang oleh peningkatan pendaratan dan kegiatan penangkapan”,ia mengingatkan bahayanya perikanan yang tak terkontrol.
Peningkatan suhu air laut dan emisi gas rumah kaca, meningkatkan tingkat keasaman air, bisa juga akhirnya mempengaruhi kemampuan kerang untuk membentuk cangkang yang dapat menyebabkan kemungkinan kematian massal yang tinggi.
Sumber: www.sciencedaily.com
Web site ini dibuat secara gotong royong oleh berbagai pihak untuk membangun trend cinta laut serta menyediakan akses informasi yang mudah untuk bisa terlibat di dalam konservasi laut dan pesisir serta ekosistem terkaitnya, dengan saling berbagi informasi yang bersifat positif, membangun semangat, dan saling menghargai satu sama lain. Baca selengkapnya

Komentar Kamu