redang dive mapSebagai respon terhadap kejadian pemutihan karang (coral bleaching), Pulau Tioman dan Redang, Malaysia ditutup untuk kegiatan penyelaman. Kejadian pemutihan karang tahun ini memang cukup parah, setelah menyerang kawasan terumbu karang di Afrika hingga  maladewa, fenomena aibat pemanasan global ini menghantam kawasan asia tenggara seperti Thailand, Malaysia dan juga Indonesia.

“Divers and operators can still dive at certain areas around dive sites located in the Pulau Tioman and Pulau Redang marine parks. Only some areas have been closed to protect the coral”  dijelaskan oleh Manajer Reef Check Malaysia, Julian Hyde . Hyde menyebutkan bahwa ia menerima banyak pertanyaan dari banyak penyelam dan dive operator tentang apakah mereka masih dapat menyelam di lokasi selam favorit disana.

Sebelumnya, surat kabar Malaysian  “The Star” melaporkan “several dive sites in Tioman and Redang were temporarily marked off-limits to divers until the end of October”.

Direktur Marine Park Department  Abd Jamal Mydin menyatakan bahwa tindakan ini diambil untuk memproteksi terumbu karang yang sudah memutih, dan menambahkan bahwa akan terus dilakukan pemantauan terhadap lokasi penyelaman yang terkena dampak pemutihan tersebut.

“The reefs were being closely monitored by the department and the restricted areas could change subject to the health of the coral”, kata Hyde.

Hyde menyebutkan bahwa  Reef Check telah bekerjasama dengan dive operators yang berbasis di pulau-pulau tersebut untuk mengidentifikasi  lokasi-lokasi yang mampu bertahan terhadap pemutihan.

“The more resilient sites will serve as a source to replenish the bleached sites,” katanya.

Ia menambahkan “Reef Check would propose that the department close those areas to minimize stress to the coral”. Samad Rahim, 58, yang telah rutin menyelam di Tioman and Redang mengatakan, ia mulai khawatir dengan penutupan dive site yang telah ia kunjungi secara rutin itu. “After I checked with some friends, I found it was only certain areas that are off-limits”, katanya.

‘If the dive sites are completely closed, this will cripple the industry and the livelihood of the locals will be affected,’ said Samad, who works as a business consultant.

sumber : asiannews