JAKARTA, RABU – Peringatan hari besar di Indonesia kemungkinan akan bertambah, setelah Departemen Kehutanan dan beberapa instansi terkait menggelar workshop yang membahas deklarasi “Hari Konservasi Alam Nasional” (HKAN), sebagai hari besar nasional.

Menurut Direktur Jenderal Pusat Hutan Konservasi Alam Dephut Darori pada acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (5/11), selama satu hari workshop ini akan membahas 15 butir hari peringatan yang masuk dalam hari konservasi alam nasional.

Kemudian, hasil dari workshop ini akan diajukan dan direkomendasikan untuk menjadi hari besar nasional. “Kemungkinan, tidak semua hari peringatan yang diusulkan akan diajukan kepada Pemerintah. Nantinya, akan ada beberapa poin yang digabung,” ujar Darori.

Kelimabelas butir tersebut adalah hari lahan basah, hari strategi konservasi se-dunia, hari bakti departemen kehutanan, hari kehutanan dunia, hari air sedunia, hari bumi sedunia, hari keanekaragaman hayati, hari lingkungan hidup sedunia, hari ozon internasional, hari bersih laut internasional, hari bahari, hari pariwisata nasional, hari pangan sedunia, hari cinta puspa dan satwa nasional, serta hari konverensi warisan dunia.