Sejumlah negara di Eropa dan Asia mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, membangun laboratorium bawah laut di daerah kepulauan itu, demikian Bupati Wakatobi Ir. Hugua di Kendari, Sabtu.
Ide membangun laboratorium bawah laut itu sendiri timbul setelah Bupati Wakatobi itu tampil sebagai pemakalah dalam rangka promosi wisata keanekaragaman terumbu karang Kepulauan Wakatobi di London.
Hugua mengatakan, rencana pembangunan laboratorium bawah laut itu juga didukung tiga lembaga perguruan tinggi terkemuka Amerikan Serikat dan Inggris serta pakar biologi dunia Draham Jc Undewood, George W, Beccaloni, Shane Winser dari Royal Geography Society, dan mantan Menteri Keungan Inggris Ken Clark.
“Rencana pembangunan laboratorium bawah laut di Wakatobi itu hampir sepenuhnya akan dibiayai sponsor dari luar negeri, sedangkan Pemerintah Kabupaten Wakatobi hanya menyediakan sarana dan prasarana lainnya,” katanya.
Jika terlaksana, maka obyek wisata laut di Wakatobi yang dikenal dengan sebutan “segi tiga surga karang dunia” itu akan menjadi sarana parawisata bertaraf internasional.
Menurut Hugua, sektor parawisata bawah laut merupakan andalan Pemkab Wakatobi untuk mengejar ketertinggalan dari sejumlah obyek wisata laut dunia yang sudah lama dikenal para wisatawan mancanegara.
Dia mengunggkapkan, awal tahun depan para donatur dunia itu berencana melakukan kunjungan wisata ke Wakatobi sekaligus melakukan penyelamanan dasar laut di pulau karang itu.
“Kita harapkan kehadiran para pemilik modal mancanegara itu bisa lebih meyakinkan minat mereka menginvestasikan dananya di daerah kepulauan ini,” kata Hugua. (*)
Kendari (ANTARA News)
Web site ini dibuat secara gotong royong oleh berbagai pihak untuk membangun trend cinta laut serta menyediakan akses informasi yang mudah untuk bisa terlibat di dalam konservasi laut dan pesisir serta ekosistem terkaitnya, dengan saling berbagi informasi yang bersifat positif, membangun semangat, dan saling menghargai satu sama lain. Baca selengkapnya
burhan
November 9th, 2011 at 9:41 am
sbg warga sultra sangat bangga bila hal itu terwujud..tapi kita mesti berhati-hati thdp org asing yg dtg biasanya membawa misi terselubung..di wakatobi sdh banyak resort dan dive operator dari luar negeri tapi tdk mau membina/membantu warga lokal sehingga mereka hanya menjadi pnonton..dive operator dari luar negeri banyak menyulitkan dgn mengatakan afiliasi selam yg mereka bawa lbh baik yg tdk sejalan tak boleh dive diresort mrk…ini sangat aneh..
Jun
November 27th, 2011 at 6:03 pm
nah kenapa begitu kan itu lautan kita bukan punya mereka larang saja pak
asnawi.kaimudin
December 30th, 2011 at 2:45 am
wwwaaaaahhh..sebenarnya mrk ingin melestarikan alam kita atw malah membuat alam bawah laut kita hancur,…mari kita berfikir jangka panjang ttg laut kita…!!! salam lessstarrii….