Perairan Ambon, Maluku, direncanakan akan menjadi lokasi pelaksanaan ajang tahunan `Sail Indonesia` pada tahun 2010. Lokasi yang disarankan adalah Laut Banda. Demikian disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi di Manado.

Sail Indonesia setelah dilaksanakan di Bunaken, Sulut, menurut Freddy, akan diupayakan untuk diselenggarakan di daerah-daerah kepulauan lain di tanah air.

Perpindahan lokasi pelaksanaan acara ini, lanjut dia, bertujuan untuk mendongkrak perekonomian daerah-daerah kepulauan lain di tanah air.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara setelah pelaksanaan Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference-WOC) pada bulan Mei 2009 disusul dengan pelaksanaan Sail Bunaken Agustus 2009, mampu mencapai angka sekitar delapan persen.

“Walau tampaknya lebih banyak wisatawan domestik tapi minimal kegiatan ini mampu menggerakan perekonomian daerah setempat,” kata Freddy menambahkan.

Karena itu, ia berharap Ambon dapat mengambil pelajaran dari pelaksanaan Sail Bunaken ini, sehingga ke depan Pemda setempat dapat menutup kekurangan pelaksanaan Sail Indonesia di Manado tahun 2009 ini.

Pemerintah Daerah (Pemda) diminta lebih tanggap terhadap penyediaan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta Sail Indonesia maupun wisatawan asing dan domestik yang berkunjung.

Ia menyarankan agar investor penunjang pariwisata tidak ragu berinvestasi karena jika belajar dari pelaksanaan WOC, maka dana yang dikeluarkan untuk membangun fasilitas oleh Pemda maupun swasta dapat kembali dalam waktu singkat.

“Kalau ada yang membangun hotel memang tidak langsung cepat kembali, tapi pada pelaksanaan WOC saja kemarin empat hingga lima persen saja sudah masuk,” ujarnya.

Namun menurut Freddy, dari total investasi dari pemerintah dan swasta yang mencapai Rp1,8 triliun, dalam waktu singkat usai pelaksanaan WOC dana yang kembali akan mencapai Rp3 triliun.

“Untuk Sail Bunaken kita belum tahu berapa jumlah pemasukannya,” ujar dia.